USBN PAI SMP 2015Ujian Sekolah dan Ujian Praktik PAI merupakan salah satu dari komponen Ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI). Ujian praktik dilaksanakan dengan maksud mengukur kemampuan peserta didik dalam menguasai materi amaliah PAI. Adapun aspek PAI yang diujipraktikkan adalah Al Quran dan Fiqh. Bidang yang diujikan pada aspek al Al Quran meliputi membaca, hafalan dan mengartikan/menyimpulkan isi kandungan surat/ayat. Sedangkan pada aspek Fiqh meliputi bersuci dan shalat. Silahkan download kisi-kisi US dan Ujian Praktik PAI SMP Tahun pelajaran 2014/2015: More »

Taman Wisata LebahRabu, 05 November 2014 SMP Islam Mentari Indonesia mengadakan outing class “Entrepreneur Visiting” ke Taman Wisata Lebah Madu Pramuka di Cibubur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai program rutin Entrepreneur Visiting sekolah yang terintegrasi dengan beberapa mata pelajaran, diantaranya PAI, IPS, IPA, Entrepreneurship dan Prakarya. Mengambil tempat di Madu Pramuka merupakan pengenalan terhadap minuman madu dari mulai penangkaran lebah hingga proses panen lebah. Dengan demikian para peserta didik mengetahui proses pembuatan madu hingga pemasaran produk (distribusi) untuk mata pelajaran Entrepreneurship. More »

Logo Ikhlas BeramalUjian praktik merupakan salah satu dari tiga aspek Ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI), aspek yang lain adalah ujian tulis dan akhlak mulia. Ujian praktik dilaksanakan dengan maksud mengukur kemampuan peserta didik dalam menguasai materi amaliah PAI. Adapun aspek PAI yang diujipraktikkan adalah Al Quran dan Fiqh. Bidang yang diujikan pada aspek al Al Quran meliputi membaca, hafalan dan mengartikan/menyimpulkan isi kandungan surat/ayat. Sedangkan pada aspek Fiqh meliputi bersuci dan shalat. Lihat selengkapnya klik disini

Mabit (Malam Bina Iman & Taqwa) yang menjadi program rutin “syahriah” (bulanan) di sekolah kami sejak bulan Mei 2013 diubah penamaannya menjadi Sanlat (Pesantren Kilat) syahriah. Dengan harapan bahwa sanlat bukan hanya identik harus di bulan Ramadhan dan sebagai pengenalan kepada peserta didik tentang istilah (dunia) pesantren sehingga kelak nanti ada yang hendak meneruskan jenjang pendidikannya di pesantren mereka sudah tidak asing lagi dengan nama dan kegiatan di dalamnya. Pergantian istilah ini juga seiring dengan arahan yayasan yang sedang mempersiapkan evaluasi dan penyusunan kurikulum sanlat dengan menunjuk tim kurikulum terdiri dari beberapa guru-guru di lingkungan yayasan.

And then, sanlat bulan ini (Mei 2013) juga merupakan sanlat di akhir KBM aktif karena insya Allah bulan Juni kita sudah memasuki pekan UKK (Ulangan Kenaikan Kelas) sehingga kegiatan-kegiatan extra dipending sejenak agar fokus pada UKK yang juga sebagai pintu akhir di tahun ajaran 2012/2013 untuk melanjutkan ke tahun ajaran selanjutnya (2013/2014). Karena ini sanlat terakhir sebelum UKK, maka kegiatan pun dirancang sedemikian rupa agar lebih menarik dan mengena kepada peserta didik. Berbeda dari sanlat (mabit) sebelumnya di sanlat kali ini mereka sudah mengenakan pakaian santri (laki-laki sarung, kopiah dan baju koko & perempuan pakaian muslimah) sejak dari pagi tiba di sekolah. Pembukaan pun dilaksanakan di pagi hari jam 7 sebelum memulai KBM. Diawali dengan apel santri (pembukaan) kemudian lajut KBM seperti biasanya hingga sore. More »

Banyak aktivitas yang dilakukan oleh peserta didik dalam upaya mengusir kejenuhan belajar. Umumnya mereka melakukan sesuatu yang disukai atau digemari. Bagi sebagian peserta didik yang suka bermain tentunya aktivitas bermain menjadi salah satu alternatif. Namun ada juga bermain yang berdampak kurang baik jika terus menerus dilakukan. Game online, menjadi salah satu pemicu ketergantungan anak dengan internet yang kurang baik.

Bagi pendidik dan orang tua wajib begi mereka untuk mendampingi dan memberikan arahan kepada mereka agar jangan sampai kegemarannya bermain game online menjadi candu yang justeru menjadi kontra produktif terhadap peningkatan semangat belajar. Sesekali mungkin tak masalah. Namun jika itu dilakukan terus menerus maka akan berbeda outputnya. More »

Fenomena konflik (tawuran) di kalangan pelajar serta degradasi moral pelajar akhir-akhir ini kembali meresahkan masyarakat. Tak terkecuali masyarakat dalam dunia pendidikan, yang notabene sebagai basis kaum terpelajar justeru menjadi bagian dalam aktivitas anarkis dan asosial. Hal tersebut terjadi antara lain menurut para pakar bahwa usia-usia remaja adalah masa pencarian jati diri, lebih mendominasi sikap kesolidan/kesetiaan antar teman. Namun cara yang mereka gunakan salah. More »

Memberikan hadiah lomba paper maulid nabi Muhammad SAW kepada peserta didik

Menulis merupakan potensi luar biasa yang dimiliki oleh seseorang. Keterampilan ini bisa diasah dengan cara melatih diri untuk menuliskan sesuatu yang dirasakan, dilihat, diamati, dan kemudian dituliskan ke dalam tulisan. Kekuatan tulisan bisa menggerakkkan manusia untuk menemukan semangat, spirit, dan motivasi. Selain itu juga, tulisan seringkali mampu menemukan fakta-fakta baru yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Pantas saja ada pepatah mengatakan, “dengan tulisan kita mampu mengubah dunia.”

Sebagai sarana latihan menulis bagi siswa, beberapa bulan lalu saya mengadakan lomba menulis paper tentang Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini saya adakan atas inisiatif sendiri dan hadiah pun dari saya pribadi dalam rangka memasuki bulan maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya agar mengasah potensi peserta didik dalam hal tulis menulis sekaligus mengetahui sejarah dan hikmah diadakannya maulid Nabi SAW. Peserta didik kelas VII SMP Islam Mentari Indonesia nantinya mampu untuk mencari sumber-sumber yang berkaitan dengan tema paper dan kemudian mengkonfirmasi dengan data-data lain yang mungkin berseberangan. Argumentasi masing-masing penulis juga merupakan nilai lebih yang bisa menguatkan karakter tulisan tersebut.

Setelah menyeleksi beberapa paper yang masuk, terakhir ada tiga paper yang cukup baik untuk dilanjutkan ke tingkat final, karena lomba ini hanya internal kelas VII dan tentu jurinya pun hanya saya maka tidak perlu memakan banyak waktu. Kegiatan ini pun saya laksanakan sebagai salah satu metode pembelajaran kontekstual dan juga menstimulus minat dan bakat siswa dengan memberikan reward dari apa yang peserta didik peroleh.

Tsamarah Dedinta Cahya Utami berhasil memenangkan lomba tersebut dengan total point 90. Dengan adanya kegiatan ini semoga menambah semangat peserta didik untuk lebih giat menulis dan mempublikasikannya via blog masing-masing.

di halaman Radio Dakta Jl. Agus Salim Bekasi

Eksistensi Radio DAKTA 107 FM membuat saya dan para siswa kagum karena masih bisa mempertahankan keberadaanya di tengah arus media audio visual dan online (new media) yang menghegemoni secara global dan massif. Memang tidak mudah menjaga itu, butuh trik dan strategi marketing yang baik, ucap salah seorang penyiar yang berdialog dengan kami. Inilah pertanyaan penutup yang kami sampaikan kepada pihak DAKTA dalam kegiatan outing class SMP Islam Mentari Indonesia pada Kamis, 29/03/12. Kegiatan ini diiikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII Istanbul dan didampingi oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan para guru-guru.

Kegiatan seperti ini sangat mendukung proses pembelajaran, khususnya pengembangan diri peserta didik. Diantara poin-poin yang bisa ditanamkan dari kegiatan outing class ini antara lain: melatih bertanya, merangkum wawancara dengan narasumber, memahami proses jurnalistik, sampai dengan mengetahui berbagai bentuk media informasi. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengembangkan nilai-nilai entrepreneurship maka hal tersebut menjadi urgen untuk selalu dikontekstualisasikan. More »