image

Ilustrasi: dokumen pribadi

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah,
Perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. (Soekarno)

Alhamdulillah pada tanggal 17 Austus 2013 ini Allah telah antarkan kita bersama bangsa Indonesia ke usia kemerdekaan yang ke 68. Terlepas dari asumsi orang yang mengatakan bahwa kita belum merdeka secara hakiki yang jelas kemeriahan dirgahayu Republik Indonesia selalu terpancarkan di setiap tahunnya. Apalagi tahun ini peringatan hari kemerdekaan jatuh selepas idul fitri yang tentunya masih dalam suasana kegembiraan dan saling memaafkan. Merdeka secara fisik (dalam bahasa arab disebut “istiqlaal”) jelas sudah kita raih sejak 68 tahun silam. Sedangkan merdeka secara mental (dalam bahasa Arab disebut “hurriyyah”) ini yang masih belum kita rasakan secara massif, gradual, dan equal. Ada ketidak merdekaan secara “hurriyyah” bangsa ini dari epidemi korupsi, ketimpangan hukum, dan lain-lain dalam aspek sosial.
More »

ما من مسلم يموت يوم الجمعة أو ليلة الجمعة الا وقاه الله فتنة القبر

“Tidaklah seorang muslim yang meninggal di hari Jumat atau malam Jumat,

kecuali Allah akan lindungi dirinya dari fitnah (ujian) alam kubur.” (H.R. Ahmad)

Langit Jakarta tampak mendung, awan beriringan seakan menangisi kepergian seorang putera terbaik bangsa yang wafat akibat kecelakaan tunggal di komplek Pondok Indah selepas mengisi ceramah di bilangan Kemang Jakarta Selatan pada hari Jum’at (26-04-13) dini hari. Adalah Ustadz Jeffry Al-Buchory yang akrab disapa Uje, beliau seorang figur Da’i yang bersahaja di mata keluarga, sahabat, kolega, kerabat dan para jama’ah. Meninggalnya Uje mengingatkan kita kepada seorang ulama yang belum lama juga meninggal karena penyakit yaitu Alm. KH. Zainuddin MZ. Sejak dahulu dan dimanapun kepergian seorang ulama, da’i, muballigh, penceramah selalu ditangisi dan diiringi ribuan jama’ah yang merasa seakan tak rela ditinggal sang panutan. Terlebih Uje meninggal secara mendadak.

Kematian memang mengingatkan kita akan dua hal, bahwa kita dari-Nya dan akan kembali pula kepada-Nya. Namun yang terpenting adalah dalam kondisi apa kita kembali kepada-Nya dan dengan bekal apa yang kita bawa? Hanya amal yang sejatinya menemani kita sampai ke yaumul akhir. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan ketika seseorang meninggal ada 3 yang mengikutinya sampai kubur, namun yang 2 kembali dan yang 1 ikut terus sampai akhir, yang 2 adalah keluarga dan harta sedangkan yang 1 adalah amalan manusia. Uje pergi meninggalkan duka yang dalam bagi kalangan pendakwah yang mengedepankan kebijakan dan kesantunan dalam berdakwah. Salah seorang wakil ketua MPR bahkan mengatakan bahwa “dakwah Uje tak sedikit-sedikit neraka (menakut-nakuti)”. More »

Suatu hari dia menuruti permintaan tolong kami untuk mengambilkan sesuatu di dalam kamar, lain hari dia kembali mengerti kemana harus meletakkan mainannya, dan hari berikutnya dia selalu spontan meraih tangan orang yang lebih dewasa lalu menciumnya jika ingin pergi dan dilakukan juga ketika melakukan kesalahan terhadap orang lain.

Tak ada yang lebih mengharukan sekaligus membahagiakan selain melihat tumbuh kembang anak kita. Setiap gerak, langkah dan tingkah lakunya yang menunjukkan perkembangan menjadi satu pelajaran bagi kita sebagai orang tua. Hal yang sering dijadikan hikmah adalah bahwa kita harus selalu berani belajar tak takut gagal sebagaimana anak kecil belajar berjalan yang selalu bangkit dan jalan lagi meskipun sudah terjatuh berulang kali.

Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang sempurna sebagaimana tersirat dalam Al-Qur’an surat At-Tin ayat ayat 4. Berbeda dengan makhluk lainnya seperti malaikat, jin, hewan dan lainnya. Bahkan manusia diberikan akal sebagai pembeda dari makhluk lainnya. Maka itu manusia bisa lebih mulia di atas malaikat jika menggunakan potensi keistimewaan dirinya secara maksimal dan sesuai koridor Islam. Sebaliknya, manusia bisa lebih hina dari binatang jika akal dan potensi dirinya tidak digunakan untuk kebaikan, dalam bahasa Al-Qur’an disebutkan “bal hum adhollu” (bahkan lebih sesat dari binatang). Kesemuanya itu bisa kita saksikan di kehidupan nyata, dimana perilaku-perilaku binatang justeru banyak dilakukan oleh manusia. Karenanya manusia diberikan kebebasan untuk memilih (fa almahaa fujuurohaa wa taqwaahaa) mana yang akan diprioritaskan dalam amalnya dari dua potensi besar yang diberikan yaitu fujur (personifikasi keburukan) dan taqwa (personifikasi kebaikan) sebagaimana dalam surat Asy-Syams ayat 8. More »

Sudah lewat sebulan 2 hari saya menunda tulisan yang harus dikirimkan kepada panitia Teacher Writing Camp (TWC) #1 untuk dikolektifkan dan rencananya akan dibukukan bersama tulisan-tulisan dari semua peserta TWC #1 yang diselenggarakan di Wisma UNJ pada tanggal 8-9 Desember 2012 yang lalu. Sewaktu mendengar rencana itu saya cukup senang dan excited, karena setidaknya tulisan saya bisa dibukukan walaupun berisi kolaborasi kumpulan tulisan atau istilah kerennya “Bunga Rampai”. Tak mengapa untuk langkah awal, seperti kata pak Ukim Komarudin salah satu pemateri pada TWC #1, “menulis bisa sendiri bisa juga berpartner”. Dalam hal ini partnernya banyak yaitu semua peserta TWC#1 sehingga akan melahirkan banyak warna dan pengalaman yang bisa diraih. Tentu peserta yang lain pun senang dengan rencana menerbitkan buku ini.

Hari terus bergulir saya masih belum merampungkan tulisan, saya lihat sudah banyak peserta yang mengirimkan tulisan dan semuanya saya baca bagus-bagus tulisannya. Hal tersebut bisa saya lakukan karena Omjay (penggagas acara TWC#1) selalu memposting tulisan peserta yang akan dibukukan serta mengirimkan juga ke email saya. Semangat pun makin menggebu namun tetap belum memulai untuk menulis apalagi sudah masuk waktu liburan yang disibuki kegiatan silaturahim, kesana kemari dan lain-lain namun itu pun tidak akan saya jadikan alasan. Menulis itu bisa kapan saja, dimana saja, begitulah salah satu ucapan pak Dedi Dwitagama (pemenang guraru award 2012) yang sering disampaikan saat mengisi materi kepenulisan. More »

Salah satu motivasi terbesar dalam hidup adalah ketika kita merasakan nilai lebih dari suatu perbuatan yang kita lakukan. Seperti dalam konteks pekerjaan, bila kita mengerjakan suatu pekerjaan dan mendapatkan bonus tambahan dari atasan atau bos tentu akan meningkatkan semangat atau motivasi kita dalam bekerja. Dalam konteks ibadah Ilahiyah, bonus pahala pun Allah berikan kepada para hamba-Nya yang taat, yang senantiasa menjalankan perintah-Nya dengan ikhlas serta mengharap ridho Allah. Salah satu contohnya adalah diberikannya keistimewaan dalam bulan Ramadhan kepada hamba-Nya yang menjalankan berbagai ibadah di bulan yang mulia ini, sayyidus syuhuur (penghulu diantara bulan-bulan yang lain). More »

Kamis malam sekitar ba’da maghrib saat saya melihat sidang itsbat awal Ramadhan 1433 H di televisi (meski hanya sekedar ingin mengetahui pendapat-pendapat yang beredar) tiba-tiba Hp saya terdengar berdering (sepertinya nada SMS). Karena masih ingin mengetahui pendapat-pendapat para peserta sidang itsbat maka Hp pun tidak langsung saya raih. Selesai melihat sidang itsbat barulah saya membuka SMS yang barusan masuk. Ternyata dari seorang rekan yang menanyakan kapan saya akan mulai puasa, redaksi lengkanya begini: “Aslmkm. Ustadz ente shoum jum’at atw sabtu ??” More »

Marhaban Yaa Ramadhan, selamat datang bulan Ramadhan. Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan bagi sebagian masyarakat mengadakan tradisi tarhib Ramadhan (menyambut datangnya bulan Ramadhan) dengan berbagai macam kegiatan, ada yang gotong royong membersihkan masjid hingga pawai Ramadhan. Hal tersebut menunjukkan kegembiraan kita dalam menghadapi bulan yang mulia dan penuh barokah, nikmat serta maghfiroh. More »

Kota Bekasi merayakan hari jadinya yang ke 15 hari ini (Sabtu/10/03/12) dan besok (Minggu, 11/03/12) akan disusul perhelatan hajat kakak kandungnya (Kabupaten Bekasi) yang akan menyelenggarakan pemilukada calon bupati dan wakil bupati. Sebetulnya saya tidak terlalu interes memperbincangkan konstelasi politik di kabupaten (jadi kayak pengamat), dikarenakan sudah kurang tertarik dengan dunia politik sejak mengabdikan diri di dunia pendidikan. Selain itu juga saya tidak akan memilih mereka karena saya warga Kota Bekasi bukan Kabupaten. Namun, adanya beberapa sharing dan komunikasi dengan teman-teman di kabupaten sehingga membuat saya ingin berbagi opini.

Incumbent saat ini adalah Dr. Sa’dudin sebagai bupati dan Drs. Darip Mulyana sebagai wakil bupati. Keduanya merupakan pemenang hasil pilkada sebelumnya dengan nomor urut satu. Saat ini, keduanya memilih “bercerai”. Dr. Sa’dudin menggandeng Dr. Jamalulail Yunus mendapatkan nomor urut 2 yang diakronimkan SAJA. Sedangkan Drs. Darip Mulyana menggandeng Jejen Sayuti nomor urut 3 diakronimkan DAHSYAT. Di bagian nomor urut 1 ada pasangan dr. Neneng H. Yasin dengan Rohim Mintareja (NERO) nomor urut 1. More »

Suasana peringatan maulid nabi Muhammad SAW di Ponpes Attaqwa Pusat Putera Bekasi

Bulan ini kita memasuki bulan Rabi’ul Awwal dalam hitungan kalender Islam (Hijriyah). Bulan dimana terdapat tradisi keagamaan yang sering dirayakan oleh umat Islam di Indonesia yakni Maulid Nabi Muhammad SAW yang secara konsensus jatuh pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal. Maulid nabi atau maulid (atau dalam aksen jawa “mulud”) berasal dari bahasa arab yang berarti “kelahiran”. Perayaan maulid nabi adalah dalam rangka mengingat, mengenang, menghormati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Di dalam perayaan ini bermacam-macam tradisinya. Di Jogja ada tradisi bernama “sekaten” (terambil dari kalimat “syahadatain”). Tak terkecuali di Bekasi, biasanya mengadakan peringatan dengan tabligh akbar, pengajian, sampai dzikir bersama.

Tulisan ini tidak bertujuan mengkaji makna maulid nabi melalui otoritas fiqihistik yang debatable, bukan pula mengenai polemik seputar perayaan maulid nabi diantara ormas-ormas Islam. Oleh karena itu, cara pandang kita haruslah universal dan komprehensif untuk lebih memaknai substansi dan urgensi memperingati maulid nabi secara implisit dari sudut pandang pendekatan sosial (social approach). Hal ini guna mengukur sejauh mana maulid nabi telah diaktualisasi sebagai kekuatan ideologis transformatif yang tidak sebatas mengangkat jiwa seseorang ke dimensi transfigurasi secara spiritual, tetapi bagaimana meletakkan event maulid nabi sebagai ‘alat’ untuk melahirkan paradigma dalam level pribadi maupun sosial. More »