Menghadapi perubahan memang banyak lika-liku yang akan dihadapi. Setidaknya kita akan merasa bingung dengan segala sesuatunya yang berubah. Begitulah yang dirasakan oleh banyak para guru dalam menyikapi kurikulum 2013 khususnya masalah penilaian. Namun dengan kekompakan dan kebersamaan itu bisa teratasi dengan baik. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bekasi yang saya rasakan sangat aktif memberikan info dan program-program merespon aktif kegelisahan para guru tersebut. Seperti hari ini, Senin 20 Oktober 2014 bersamaan dengan pelantikan presiden RI yang ke tujuh dilaksanakan pelatihan dan pengenalan model sistem penilaian dan raport digital di SMP President Jababeka Cikarang Kabupaten Bekasi.

Bagi saya yang sudah mendapatkan banyak model aplikasi penilaian Kurtilas dari berbagai sumber setelah melihat paparan narasumber yang membuat aplikasi tersebut cukup bagus. Lebih lengkap dari yang saya miliki, bahkan sampai kepada legger sudah masuk otomatis. Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari pemanfaatan IT tentunya. Selain mendapatkan ilmu tentang aplikasi penilaian para kepala sekolah yang hadir pun mendapatkan pencerahan dari salah seorang guru sekaligus Kepala SMP President yaitu pak Teguh Jatmiko, MM. Menyikapi perubahan yang terjadi dalam kurikulum pak Teguh menyemangati kita dengan bijak. Bahwa dunia dan isinya akan terus berubah maka jangan perlu takut dengan perubahan.

Pak Teguh sedang memberikan motivasi perubahan

Pak Teguh sedang memberikan motivasi perubahan

Pak Teguh yang juga merupakan Koordinator team leader di SMP President menyampaikan pengalamannya mengembangkan sekolah-sekolah berkualitas dan bagus yang justeru diawali dengan perubahan. “Kalau hari ini anda tidak mau berubah maka besok anda akan dipaksa berubah”, begitu ucapnya memotivasi kami. Ya, dipaksa berubah tentu tidak enak. Lebih baik kita menjalankan perubahan itu dengan semangat dan penuh senyum. Lebih lanjut beliau mengatakan ada 3 yang dihadapkan dari perubahan yaitu ada yang alergi, terheran-heran, dan tersenyum. Maka jadilah kita yang tersenyum yang menghadapi perubahan karena kita adalah agent of change.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *