Sederet nomer baru masuk ke dalam panggilan Hp saya yang terletak di meja kerja. Agak lama saya angkat karena mengamati dulu nomernya, meski begitu saya tidak juga mengenalinya dan akhirnya saya angkat. Terdengar suara yang sebetulnya tidak asing bagi saya. “Assalamu’alaikum.. Ustadz Bhayu ini H. Ghofur, SMP Attaqwa Pusat”. Subhanallah… Saya tersentak. Baru saja saya mencoba menelisik untuk mengenali suara khas yang lembut itu ternyata langsung dijawab oleh sang penelpon. Seakan tak percaya, ada gerangan apa beliau menelepon saya. Ya, H. Abdul Ghafur Rouf, M.Pd.I lengkapnya. Beliau guru saya sewaktu di Pondok Pesantren Attaqwa Pusat Ujungharapan Bekasi. More »

sumber: https://alfinfanther.wordpress.com/2012/11/10/thread-ucapan-selamat-hari-pahlawan/

Bung Karno dengan statement terkenalnya “JAS MERAH” (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah) seakan terngiang kembali manakala tanggal 10 November hadir yang notabene sebagai hari pahlawan. Sejarah panjang perjalanan bangsa ini harus selalu kita ingat, maka hari pahlawan merupakan salah satu momentum kontemplasi terhadap perjuangan para pahlawan. Betapa beratnya perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia yang tidak mudah diraih. Baik para pahawan, pemuda, pejuang veteran, ulama semua bersatu melawan para penjajah. Pertanyaannya sekarang sudahkah kita melanjutkan perjuangan para pahawan kita?. Bukan berjuang dengan senjata seperti yang dilakukan para pahlawan kita, namun berjuang dengan penuh semangat mengisi kemerdekaan dan membangun bangsa yang unggul dan bermartabat. Setidaknya berkarya melalui berbagai lini profesi sesuai kapasitas dan kompetensi kita itu sudah bisa dikatakan berjuang dan menjadi pahlawan masa kini. Dalam kata pahlawan ada kata “lawan”. Dulu pahlawan kita melawan penjajah, melawan ketidak adilan, melawan sekutu. Maka kini kita sebagai “pahlawan” masa kini kita harus konsisten melawan kebodohan, rasa malas, pesimis, kerusakan, agar prestasi dan nilai terbaik yang kita raih. More »

Sabtu, 25 Oktober 2014. Perjalanan ke puncak kali ini merupakan perjalanan terlama yang saya rasakan selama beberapa kali rihlah ke puncak di daerah Bogor. Berangkat pukul 10.00 pagi dan tiba di villa wilayah Cisarua pukul 22.00 malam. Meskipun perjalanan memakan waktu hampir 12 jam namun tak terasa karena saya berangkat bersama kawan-kawan alumni pondok pesantren Attaqwa Bekasi tahun 2004 dalam rangka Family Gathering. Kawan-kawan yang sudah lama tak bertemu kini kita bisa kembali bertemu sehingga dalam perjalanan menunggu antrian kendaraan di jalan menuju puncak kita isi dengan ngobrol-ngobrol seputar kegiatan dan pengalaman kami masing-masing sampai bernostalgia dengan cerita-cerita penuh suka duka saat studi di pondok 10 tahun yang lalu. Waktu 6 tahun di pondok tentu memiliki banyak sekali cerita romantika di dalamnya. Belum lagi pengalaman menimba ilmu langsung dengan para kyai dan asaatidz yang luar biasa, dan semuanya itu kini kami rasakan manfaatnya. More »