Pagi ini saya mendapatkan kesempatan berbincang dengan seorang penjaga sekolah yang justeru memiliki pandangan yang humanis. Ada pencerahan di dalamnya. Beberapa guru yang saya ajak bincang-bincang pun biasanya jarang berpendapat sepertinya. Begitu antusiasnya si bapak hingga semangat memaparkan beberapa contoh perbedaan guru dulu dan sekarang berbasis realita sederhana yang sering dia lihat setiap hari di sekitar sekolah yang dia jaga. Sebetulnya awal pembicaraan kami adalah murid namun – yang saya tangkap – menurut dia stressing pointnya pasti ada di guru. Pembicaraan ini pun tak disengaja karena awalnya saya hanya mengisi waktu ketika menunggu salah seorang kepala sekolah yang ingin menitipkan berkas ke dinas pendidikan (disdik). More »