Semangat hari guru tahun ini agak berbeda karena menteri pendidikan dasar dan menengah (Mendikdasmen) kita pak Anies Baswedan, Ph.D meminta kita semua (bukan hanya guru) untuk flashback (meminjam istilah anak jaman sekarang). Flashback dalam artian mengenang jasa guru-guru kita, datangi mereka, cium tangan mereka, dan ucapkan terima kasih kepada mereka. Dengan tangan-tangan guru-lah kita bisa jadi seperti sekarang ini. Tahun lalu saya pun menulis sebuah refleksi hari guru yang mana tulisan itu saya dedikasikan untuk guru SD saya dulu (tulisannya disana). Ya, memang guru sejatinya yang banyak berperan menjadikan kita mengerti akan banyak hal. Mereka mendidik, mengajarkan dan membimbing kita menuju arah cita-cita yang kita inginkan. More »

Menghadiri wisuda adik saya pada hari Selasa, 21 Oktober 2014 di Balai Sudirman Jakarta tentu mengingatkan saya 6 tahun yang lalu dimana saya diwisuda di kampus tercinta. Tentu perasaan senang dan bangga itu pula yang dirasakan adik saya, Guntur Dwi Priambudhi saat ini dimana dia telah berjuang dengan tenaga dan pikiran untuk merampungkan kuliah tepat 4 tahun. Kami memang seperti memiliki konsensus yang tersirat bahwa kuliah kami tidak boleh sampai 5 tahun. Alhamdulillah setelah saya merampungkan kuliah S1 dengan masa 4 tahun sekarang dilanjutkan adik saya yang pertama juga 4 tahun dan mudah-mudahan adik saya yang bontot juga nantinya tidak sampai 5 tahun. More »