Mabit LeadershipSabtu malam Minggu (14-11-2015) saya berkesempatan silaturahmi ke sekolah yang notabene tetangga dengan sekolah kami yaitu SDIT Gema Nurani. Sekolah yang sudah cukup lama berdiri di wilayah Pondok Ungu Permai ini mengadakan mabit dan leadership bagi siswa/siswi kelas 5 selama 2 hari. Sehari sebelumnya pak Namin menelpon saya untuk minta mengisi di sesi siswa/siwi dengan tema menjadi pelajar inspiratif serta muhasabah, sedangkan pak Namin memberikan sesi seminar parenting di hadapan para orang tua murid. More »

Mabit (Malam Bina Iman & Taqwa) yang menjadi program rutin “syahriah” (bulanan) di sekolah kami sejak bulan Mei 2013 diubah penamaannya menjadi Sanlat (Pesantren Kilat) syahriah. Dengan harapan bahwa sanlat bukan hanya identik harus di bulan Ramadhan dan sebagai pengenalan kepada peserta didik tentang istilah (dunia) pesantren sehingga kelak nanti ada yang hendak meneruskan jenjang pendidikannya di pesantren mereka sudah tidak asing lagi dengan nama dan kegiatan di dalamnya. Pergantian istilah ini juga seiring dengan arahan yayasan yang sedang mempersiapkan evaluasi dan penyusunan kurikulum sanlat dengan menunjuk tim kurikulum terdiri dari beberapa guru-guru di lingkungan yayasan.

And then, sanlat bulan ini (Mei 2013) juga merupakan sanlat di akhir KBM aktif karena insya Allah bulan Juni kita sudah memasuki pekan UKK (Ulangan Kenaikan Kelas) sehingga kegiatan-kegiatan extra dipending sejenak agar fokus pada UKK yang juga sebagai pintu akhir di tahun ajaran 2012/2013 untuk melanjutkan ke tahun ajaran selanjutnya (2013/2014). Karena ini sanlat terakhir sebelum UKK, maka kegiatan pun dirancang sedemikian rupa agar lebih menarik dan mengena kepada peserta didik. Berbeda dari sanlat (mabit) sebelumnya di sanlat kali ini mereka sudah mengenakan pakaian santri (laki-laki sarung, kopiah dan baju koko & perempuan pakaian muslimah) sejak dari pagi tiba di sekolah. Pembukaan pun dilaksanakan di pagi hari jam 7 sebelum memulai KBM. Diawali dengan apel santri (pembukaan) kemudian lajut KBM seperti biasanya hingga sore. More »