Pagi ini saya mendapatkan kesempatan berbincang dengan seorang penjaga sekolah yang justeru memiliki pandangan yang humanis. Ada pencerahan di dalamnya. Beberapa guru yang saya ajak bincang-bincang pun biasanya jarang berpendapat sepertinya. Begitu antusiasnya si bapak hingga semangat memaparkan beberapa contoh perbedaan guru dulu dan sekarang berbasis realita sederhana yang sering dia lihat setiap hari di sekitar sekolah yang dia jaga. Sebetulnya awal pembicaraan kami adalah murid namun – yang saya tangkap – menurut dia stressing pointnya pasti ada di guru. Pembicaraan ini pun tak disengaja karena awalnya saya hanya mengisi waktu ketika menunggu salah seorang kepala sekolah yang ingin menitipkan berkas ke dinas pendidikan (disdik). More »

Hari ini dengan berat hati saya membatalkan diri untuk menghadiri acara deklarasi IPGI (Ikatan Profesi Guru Indonesia) di kampus UNJ Rawamangun. Saya sampaikan permohonan maaf kepada beberapa rekan di komunitas guru melalui pesan di inbox facebook. Organisasi ini lahir dari sebuah kegelisahan beberapa kawan-kawan aktivis guru yang aktif mengajar sebagai guru di sekolah. Dalam merespon berbagai isu-isu kontemporer dan kontekstual berbagai problematika pendidikan maka kami sadar perlu dibentuknya sebuah organisasi berbasis profesi yang mewadahi perjuangan guru dan upgrading serta pengembangan kompetensi keguruan yang gradual dan komprehensif dan tentunya satu visi dan misi dalam menjalani roda organisasi yang bergerak dinamis. Untuk itu selamat berjuang kawan-kawan IPGI. Kepada ketua umum, sekjen dan pengurus pusat lainnya selamat bekerja dan berkarya. More »