Sejak tahun 2011 awal mulanya Teacher Writing Camp (TWC) hadir maka sejak itu pula jatah liburan saya di semester 1 (libur semesteran) biasanya sudah saya plot untuk ke TWC dulu sebelum mengagendakan liburan ke destinasi yang lain. TWC yang cikal bakalnya pada waktu itu diawali dengan pelatihan menulis bagi guru dan saya mendapatkan juara pada lomba menulis di blog merupakan ajang silaturahmi antar guru se Indonesia. Adapun nilai plusnya adalah jejaring dan sharing. Pada tahun ini TWC Batch #6 kembali digelar di Wisma UNJ pada tanggal 29-31 Desember 2016. More »

TWC#4Ada yang berbeda pada perhelatan Teacher Writing Camp (TWC)#4 kali ini pada hari Jum’at-Minggu tanggal 26-28 Desember 2014 di Wisma UNJ. Pelaksanaannya yang lebih panjang dibanding TWC ke 1-3 yang lalu membuat kegiatan ini semakin kaya warna, banyak pemateri dan ilmu tentunya. Peserta pun tidak hanya dari Jabodetabek, ada dari Lampung, Jepara, Demak, Sukabumi dan kota-kota lainnya. Merekalah guru-guru hebat yang penuh semangat. Meski di hari libur sekolah, dari jauh-jauh dan bayar pula tapi tetap semangat mengikuti kegiatan ini hingga akhir. Hal inilah yang selalu saya serap semangat dan inspirasinya agar tetap konsisten berbagi kepada semua guru-guru se-Indonesia. More »

Sudah lewat sebulan 2 hari saya menunda tulisan yang harus dikirimkan kepada panitia Teacher Writing Camp (TWC) #1 untuk dikolektifkan dan rencananya akan dibukukan bersama tulisan-tulisan dari semua peserta TWC #1 yang diselenggarakan di Wisma UNJ pada tanggal 8-9 Desember 2012 yang lalu. Sewaktu mendengar rencana itu saya cukup senang dan excited, karena setidaknya tulisan saya bisa dibukukan walaupun berisi kolaborasi kumpulan tulisan atau istilah kerennya “Bunga Rampai”. Tak mengapa untuk langkah awal, seperti kata pak Ukim Komarudin salah satu pemateri pada TWC #1, “menulis bisa sendiri bisa juga berpartner”. Dalam hal ini partnernya banyak yaitu semua peserta TWC#1 sehingga akan melahirkan banyak warna dan pengalaman yang bisa diraih. Tentu peserta yang lain pun senang dengan rencana menerbitkan buku ini.

Hari terus bergulir saya masih belum merampungkan tulisan, saya lihat sudah banyak peserta yang mengirimkan tulisan dan semuanya saya baca bagus-bagus tulisannya. Hal tersebut bisa saya lakukan karena Omjay (penggagas acara TWC#1) selalu memposting tulisan peserta yang akan dibukukan serta mengirimkan juga ke email saya. Semangat pun makin menggebu namun tetap belum memulai untuk menulis apalagi sudah masuk waktu liburan yang disibuki kegiatan silaturahim, kesana kemari dan lain-lain namun itu pun tidak akan saya jadikan alasan. Menulis itu bisa kapan saja, dimana saja, begitulah salah satu ucapan pak Dedi Dwitagama (pemenang guraru award 2012) yang sering disampaikan saat mengisi materi kepenulisan. More »